Pemasangan CCTV di Sekitar Rumah

Korporasi dan agen pemerintah telah menggunakan Closed Circuit Television (CCTV) untuk memantau eksterior dan interior bangunan, dan mengendalikan lalu lintas, selama bertahun-tahun. Sebagian besar dari kita pernah melihat kamera yang terpasang tinggi di sudut bangunan perusahaan, ditempelkan tinggi di tiang lampu parkir, dan bahkan menempel lampu lalu lintas. Dengan perangkat ini keamanan dan penegakan hukum dapat mengamati, merekam, dan dengan cepat menanggapi aktivitas aneh yang dilihat di monitor keamanan.

Sistem sirkuit tertutup telah menjadi alat pengintai yang digunakan tidak hanya oleh penegak hukum, militer, dan perusahaan namun menjadi jalur perlindungan pertama bagi pemilik rumah. Kamera, ditempatkan secara strategis di sekitar rumah, dapat memproyeksikan aktivitas di luar ke monitor di dalam rumah. Closed Circuit Television’s mampu menyiarkan pengawasan ke dalam jaringan. Dengan sistem seperti itu pemilik properti dapat mengamati aktivitas di monitor pribadi mereka, meminta bantuan, dan meminta polisi di tempat kejadian sebelum penyusup menyadari apa yang sedang terjadi.

Closed Circuit Television adalah metode keamanan rumah yang memanfaatkan kamera atau sistem kamera untuk memantau aktivitas di sekitar perimeter sebuah properti. Bergantung pada tingkat proteksi yang diinginkan, sistem Closed Circuit Television dapat berkomunikasi dengan perlindungan properti lainnya seperti alarm. Banyak sistem alarm dirancang untuk memicu kamera untuk mulai merekam dan terus merekam sampai alarm dilucuti.

Model televisi sirkuit tertutup sebelumnya relatif mahal dan dibeli terutama oleh instansi pemerintah dan perusahaan. Tapi, sebagai hasil dari teknologi baru, sistem ini telah menjadi lebih terjangkau bagi pemilik rumah dan pemilik usaha kecil.

Perkembangan teknologi sistem Sirkuit Televisi Tertutup memungkinkan pemilik usaha kecil dan pemilik rumah memantau properti, harta benda, dan karyawan mereka dari jarak jauh, dan secara real time, dari lokasi lain. Pemilik rumah dapat mengakses server yang mengendalikan sistem kamera rumah mereka, misalnya, dan memantau semua aktivitas di rumah mereka dari kantor mereka.

Kemajuan teknologi Closed Circuit Television lainnya adalah penglihatan malam inframerah dan kemampuan deteksi gerak Infrared Pasif. Perkembangan lainnya adalah sistem kamera Pan Tilt Zoom, yang mampu berputar baik secara horisontal maupun vertikal, dan bisa memperbesar area tertentu pada sebuah properti. Model saat ini bahkan dapat terhubung ke port USB komputer pribadi, yang memungkinkan pemilik rumah memproduksi dan menyimpan gambar digital aktivitas properti.

Sistem Closed Circuit Television juga bisa merekam aktivitas. Ini adalah bukti visual yang sangat membantu penegakan hukum dan juri. Dalam satu contoh, penegak hukum dapat dengan cepat menangkap seorang penculik dan menghukumnya karena sebuah sistem Closed Circuit Television telah mencatat penculikan tersebut. Apalagi sistem Closed Circuit Television memang menghalangi orang untuk mencuri. Melihat kamera di sebuah properti akan membuat seorang pencuri berpikir dua kali untuk membobol sebuah bangunan.

Studi telah menunjukkan bahwa setelah 24 bulan menggunakan tingkat kejahatan Televisi Tertutup telah berkurang dua puluh satu persen bila dibandingkan dengan dua puluh empat bulan sebelumnya untuk memperkenalkan sistem Sirkuit Televisi Tertutup. Meskipun penggunaan sistem Closed Circuit Television telah mengurangi tingkat kejahatan di lokasi yang telah mereka gunakan, namun telah dikritik karena menyebabkan potensi perpindahan. Dengan kata lain, kejahatan yang bisa terjadi baru saja pindah ke lokasi lain atau dilakukan pada waktu yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *